Showing posts with label imagination. Show all posts
Showing posts with label imagination. Show all posts

Thursday, 13 December 2012

Kakak.

Kak! Tau nggak, sih? Sekarang saya jadi suka nulis puisi lho, Kak. Dan puisi itu sebenernya *ehem* buat kakak.

Dulu saya nggak bisa bikin sajak atau puisi gitu, Kak. Pasti nggak rima dan jadinya aneh. Saya pernah baca di novel Here After, "ryhmes make good poem." gara-gara puisi sama sajak saya nggak ber-rima, berarti puisi saya belum bagus. Dan waktu itu saya bikin puisi sama sajaknya masih pakai bahasa Indonesia. Belakangan saya mikir, "saya belum hebat kalau belum bisa bikin poetry pake bahasa Inggris." Kesannya aneh, ya? Bukannya saya nggak suka sama bahasa Indonesia lho, Kak. Tapi ya gitu deh hehehehe.

Saya mulai bikin puisi atau sajak singkat yang *ehem* ditujukan buat kakak ini sekitar dua hari yang lalu. Idenya datang tiba-tiba gitu, Kak. Masih belum bagus, sih hehe tapi itu dibuat pake bahasa Inggris :3 dan saya seneng! Puisinya dibuat waktu malam-malam, Kak. Sebelum saya tidur. Tapi nggak masalah kalau saya posting puisinya jam segini. Yang penting, kan bukan waktunya. Tapi kerja kerasnya, maknanya dan... kakaknya.


A star's shining above the sky
Making me who sees it cry
Cry because I can't find any ways,
Any ways to get in into your sweet deepest eyes


Itu puisi pertama saya buat kakak. 2 hari yang lalu.
Dan ini tulisan ringan tentang kakak. Dibuat pada hari yang sama juga. 2 hari yang lalu.

I love your eyes behind that glasses' frame
I love your voices. It's heartwarming
I love your bag - with superman's logo. A red one
I love your watch in your left hand
I love your chubby cheek
I love your way when you walk in corridor - leave a misery girl in the side with much heart-attacked

Kalau ini puisi yang saya buat kemarin malam.

Hey, you
Mr.Who-Wears-Glasses in social two
I adore you
And I know I do

Satu lagi. Puisi ini saya buat kemarin malam juga. Dan saya suka banget sama puisi ini.

Welcome to your thousand nights
Go Sleep in peace and tight
Because tomorrow I'll start to write
When everything in you's getting right

-o-

Friday, 23 November 2012

Lebih Lama

Dear, you. Another A.

Waktu itu, saya pernah berada di dekat kamu. Cukup lama. Bertatapan (tentu saja tatapan ini hanya berselang sepersekian detik karena saya tidak kuasa melihat pancaran mata milik kamu). Dan seketika, jantung saya berdesir. Rasanya nyeri. Nyeri tapi menyejukkan. Dan yang saya tahu saat itu adalah pernyataan bahwa,

Saya ingin memiliki kamu. Seutuhnya.
Saya hanya ingin bersama kamu lebih lama.

Bukan hanya sepersekian detik.
Tetapi sepersekian windu dan dekade. Atau mungkin lebih.
Intinya, saya ingin bersama kamu - berada di dekat kamu lebih lama.

Tapi sekarang saya tidak tahu harus mundur atau bagaimana.
You tweeted "I love you sure," couple days ago.
Dan saya bisa langsung mengira siapa you itu. Itu pasti dia. Seseorang yang kamu tunggu dan kamu harapkan. Seseorang dari masa lalu kamu. Bukan dari present atau future. Tapi dari past. Masa lalu kamu.

Jadi..., saya harus mundur?
Begitu?

Kalau bisa, saya akan mengatakan saya (pernah) menyukai kamu tanpa harus takut ditolak.
Hanya jika saya bisa.

Sudah, biarkan saja. Tak mengapa jika perasaan ini terkikis. Karena saya pernah mengatakan bahwa perasaan ini akan segera terkikis. Soon, entah kapan dan karena setidaknya saya pernah menyukai kamu. Dan saya masih punya banyak waktu untuk memperhatikan dan menulis tentang kamu lebih lama dan lebih banyak lagi. Terimakasih, ya. :)

Thursday, 15 November 2012

If I Should Love Again - Nina

Oh my love
You were the only one
Now you're gone and I'm alone

You left something behind. Me. -You Left Something Behind, beradadisini

All my friends
They say what's done is done
I pretend
But deep inside I know

Apa semuanya sudah berakhir? Belum. Perasaan saya belum berakhir - masih belum terlihat dimana ujungnya.


If I should love again
If I find someone new
It would be make-believe
For in my heart
It would be you


Itu akan tetap kamu, kan? Tidak akan berubah, kan? Tolong jawab "iya". Tolong. Saya maunya kamu.

And thought I hold him close
And want him now and then
I'll still be loving you
If I should love again


Karena saya akan tetap mencintai kamu. Tak peduli kamu berada di peringkat berapa di dalam hati saya. Atau setidaknya jika tiba hari itu, hari dimana saya tidak mencintai kamu lagi, ingatlah bahwa setidaknya saya pernah mencintai kamu. Sepenuh hati saya. Tanpa ada paksaan, tanpa ada tuntutan. Karena hati yang memilih.


All day long
I keep remembering
All the night
I think of you


Saya selalu memikirkan kamu. Terutama setiap malam. Sebelum saya beranjak terlelap di telan kelamnya malam. Saya selalu menyiapkan mental saya - bersiap-siap. Siapa yang tahu kalau tiba-tiba saya bermimpi tentang kamu?

All my life
You'll be the song I sing
I'll get by
But this I swear is true


But this I swear is true - waktu saya bilang bahwa saya (pernah) mencintai kamu. :)

***

What if someone had stolen your place in my heart?
What if that day has come?
What if I can't love someone like I ever was doing - to you?

***

Saya harus mengakui sesuatu.
Kamu, si-tanpa-huruf-A-besar sukses menawan hati saya. Kamu hebat, another a. Well done.

Wednesday, 14 November 2012

Jangan Paksa Saya Untuk Berhenti...,

Jangan paksa saya untuk berhenti menulis.
Karena itu sia-sia dan saya akan terus menulis.
Jadi maaf - maaf sekali kalau saya sering menulis - tentang kamu.
Karena hanya kamu yang selalu malang melintang di pikiran saya saat ini.
Iya, kamu. Kamu si-tanpa-huruf-A-besar.
Kamu yang tidak sipit. Dan kamu yang tadi hanya berjarak beberapa sentimeter dari saya.

Jangan paksa saya untuk berhenti memikirkan kamu, si-tanpa-huruf-A-besar.
Karena itu sia-sia. Kenapa? Karena dengan seiring berjalannya waktu, perasaan itu (mungkin) akan memudar, mengikis dan hilang.
Jadi jangan paksa saya.
Biar begini saja.

Tadi saya pikir kamu menghindar dari saya. Tapi ternyata tidak. Kamu masih seperti biasa. Santai, cuek, slengean dan lucu. Dan tadi kami juga mengobrol. Masih membicarakan hal-hal yang sepele. Dan saya menyukainya. Sungguh. Caramu tertawa, berbicara dan menyerukan nama saya.

Saya suka. Jadi jangan pernah paksa saya untuk berhenti. Berhenti menulis, memikirkanmu dan menyukaimu.

***

I don't want keep secret with me to death. But I'm afraid. Yes, the only reason is..., I'm afraid. I'm afraid to admit that I had fallen in love with you - for the second time. In a same hole. A hole named love. ***

Tuesday, 13 November 2012

May I?

Boleh saya memiliki senyum kamu, Another A?
Boleh saya membingkainya di dalam hati saya?

Ada puluhan foto kamu - yang jarang sekali menampilkan senyum di file komputer saya.
Dan saya ingin memilikinya.
Kamu - dan senyum "irit"mu itu.

Dan gambaran dirimu.

Yang sedang mengapit sebatang rokok di antara jari tengah dan telunjuk itu.
Yang sedang tertawa, bukan di dalam small-screen kamera saya atau foto-foto milikmu di situs jejaring sosial, tapi di dunia nyata - di dunia saya.
Kamu yang selalu bernyanyi di dalam kelas dan entah apa lagu yang sedang kamu senandungkan itu.
Kamu yang sedang menyalin catatan dan pekerjaan milik saya.

Hei, Another A. Apa kamu tidak sadar bahwa kamu selalu diikuti oleh tatapan dari ekor mata saya?
Kamu selalu menjadi objek saya, kamu tahu?
Lalu kapan saya bisa menjadi objek kamu?
Kapan-kapan.

(Tidak biasanya saya tertarik dengan pria yang merokok. Entah pesona apa yang mampu menarik saya jatuh ke dalamnya. Mungkin karena kamu baik? Hehehe)

diA

Saya takut akan tiba suatu hari dimana saya tidak menginginkan kAmu lagi. Tapi diA.

***

Demi Tuhan, kAmu itu jauh. Sedangkan diA dekat. Saya dan diA terpisahkan oleh jarak yang hanya beberapa kilometer. Dan kAmi bisa berada sangat berdekatan saat kAmi di sekolah. kAmi hanya terpisah oleh satu meja saja. Dan kAmi bertemu hampir lima kali dalam seminggu. kAmi sering berbicara tentang segala hal. Bahkan hal-hal sepele yang tidak masuk akal.

Jadi jangan heran kalau rasa itu tiba-tiba tumbuh di dalam hati saya seiring berjalannya detik, menit, jam, hari dan segala komponen alam yang telah ikut berpartisipasi di dalamnya.

***

Tadi malam saya bermimpi tentang diA. We actually made it. Maksudnya kami sudah menjalin hubungan satu tingkatan dari sekadar seorang teman (hahahaha saya malu bilangnya). Tadi kAmi juga sempat mengobrol beberapa hal saat pulang sekolah. Pembicaraan yang tidak begitu berarti tapi masih melekat di dalam memori saya. Terimakasih, another A :)))

Friday, 21 September 2012

Imajiner

Ingin rasanya aku menulis lagi.
Tentangmu.
Menulis rentetan huruf dan kata-kata yang penuh dengan emosi.
Ingin rasanya aku sematkan namamu dalam tulisan ini.
Tapi tidak bisa.
Namamu tampak imajiner.
Ada yang aneh saat aku mencoba untuk menyematkan namamu.
Tapi aku bisa melafalkannya dengan lantang dan jelas.
Tak jarang juga aku menyebut namamu dengan lirih.
. . . . .  . . . .  . . . .
Imajiner, kan?

Sunday, 27 May 2012

Bahagiaa :'D

Malam semuaa :D ih seneng deh bisa balik nge-blogging lagi >< dari kemaren saya seneng banget. bahagia. jarang ngerasain bahagia yang kayak gini.

jadi ceritanya kemaren #A, crush saya ulang tahun (tanggal 27 mei) karena perbedaan waktu disana dan disini 4 jam, saya ngucapinnya jam 8 malam lewat dikit. saya ngupdate di twitter banyaaaaaaaaaaaaaaak banget tentang si #A. saya ngespam abis xD dan jam 11 kurang 15 menit, saya buka facebook, DIBALES!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! WALLPOST SAYA DIBALES!! serius, ini gak boong, saya langsung nangis disitu. nangis karena bahagia dan gak nyangka aja gitu. nih fotonya,

 

yang bikin saya tambah melted lagi, itu karena dia menyisipkan tanda smilys. saya seneng baaaaaaaaaaaaaangeeeeeeeeeeeeeeeeettttttttttttttttttttttttttt!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

saya nulis surat buat dia. rencananya mau diterbangin pake balon. tapi sayangnya gabisa, beban kertas terlalu berat jadi balon gak bisa terbang. jadi saya, alri, rifat, hilda nulis wishes-nya di permukaan balon. udah selesa, kami semua ke lapangan, gak bisa terbang juga, akhirnya mereka semua (temen-temen) saya pada pulang. pas mereka pulang, saya buru-buru naik ke atas genteng dan........... balonnya terbang dengan sempurna! udah gitu, saya buru-buru turun lagi buat foto balonnya. tapi gak bisa, udah terlalu jauh :(

balon itu saya tujukan untuk #A. buat dia seorang. juga harapan saya untuk masa depan dan rasa terima kasih saya. semoga sampai pas di depan rumahmu, ya, #A :'))

Saturday, 21 January 2012

Mimpi yang....aneh

tadi saya tidur siang. jam 3 sore saya bangun. dan saya merenung di tempat tidur. mencoba merealisasikan mimpi saya tadi.

saya mimpi. mimpinya cukup aneh. gini ceritanya.

saya lagi di rumah sama kakak saya. dan tiba-tiba ada temen saya SMS ke hp saya. tulisannya, "Aaron." kakak saya baca dan nanya.

"Aaron itu siapa?"

saya speechless. "Itu, dia orang Australia. temen aku ada yang suka sama dia. trus aku add dia di facebook." masih dag-dig-dug tuh saya. tapi agak ngeplong.

kakak saya jawab, saya agak lupa dia ngomong apa. tapi intinya, yang sempet saya denger, dia bilang kayak gini, "Hubungan semu. hubungan yang dilakukan di dunia maya. tanpa pernah ketemu atau sekedar denger suaranya secara langsung. sakit. apalagi kalau tau ternyata dia udah punya seseorang di dunianya."

DEG. saya mau nangis disitu beneran. tapi saya langsung kebangun. Tuhan membangunkan saya dari mimpi itu. menyadarkan saya--membuat saya berpikir.

mimpi itu memberi pengaruh bagi saya. memang bukan pengaruh besar. tapi setidaknya, saya jadi.. berpikir. berpikir kalau yang 'jauh' itu memang susah digapai. tapi susah bukan berarti nggak bisa digapai, kan? (: